Langsung ke konten utama

DUNIA WARNA-WARNI



DUNIA WARNA – WARNI
By Detty Herawati
Ku akui aku tidak berdaya dengan hal duniawi
Dunia yang  tak bisa ku abaikan  selalu hadir dalam mimpi panjangku
Ku akui dunia itu ibarat panggung  yang bisa dibongkar kembali oleh pemiliknya
Panggung yang tak pernah bertahan untuk sekedar di pajang
Tak akan rela hati ini melepas panggung yang penuh dengan hingar bingar dunia
Terus berharap itu tidak ada nyata namun tetaplah berdiri hadir dihadapanku atas izinNya
Tak bisa ku tepiskan hasrat dunia yang beraneka rasa macamnya
Rasa yang tak akan pernah habis untuk di raih walau kelam menghujam dada
Aku sambut dunia yang penuh gemerlap lampu warna warni yang selalu hadir dalam nyata
Tak akan bisa ku pungkiri itu kan terjadi pada jiwa yang meminta
Jiwa yang memelas setiap bongkahan harapan untuk bisa meraih dunia warna - warni
Warna yang bisa menjadi gelap dihadapan badan yang tak kunjung berhenti mencari
Warna yang bisa menjadi terang dihadapan pencinta seruan langit yang menghadap
Dunia tak akan habis di terpa apapun tapi jiwa kan habis di telan kehidupan dunia warna – warni
Begitulah dunia warna-warni yang tak kunjung hilang di setiap jiwa manusia
Tak akan reda di makan waktu bagi pecintanya cinta dunia
Tak akan rela bila dunia itu diambil sehingga badan tak bisa lepas dengan nyawanya
Merenggang nasib yang sudah menjadi suratan takdir dimana aku berpijak
Dunia warna-warni  yang menyelimuti nasib ini mau dibawa kemana
Tentukan warnamu di dunia warna-warni

#20harimenulis#FLPjambi#Day2

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Anakku Umi Rindu

Anakku Umi Rindu By Detty Herawati Kala malam menjelang terlihat sosok kecilmu dengan mukena cantik menghias wajahmu Seraya berkata "Umi,aku mau sholat" Tatapan penuh tulus diraut muka Umi "Iya sayang" Gemuruh di dada tak bisa berkata lagi Anakku sayang Umi rindu padamu Terlintas hati ingin mengambilmu disana Namun hati lain berkata lepaskan rindumu dengan mengangkat tanganmu arahkan ke langit Jangan goyah wahai hati yang merindu Anakmu baik-baik saja disana Teringat buku yang selalu kau sodorkan padaku " Umi,baca" Tersenyum di wajah "Iya sayang" Tak terbendung rasanya jiwa yang semakin merindu Rindu dengan tangisan hatimu yang memberi pelajaran pada Umi Untuk bersabar Untuk memahami setiap gerakmu Untuk mengerti kau selalu ingin aku dekat Nak... Umi kan simpan rasa rindu ini dalam tiap kata-kata indah yang terangkai dalam lantunan doa ilahi Anakku sayang Umi rindu padamu #20harimenulis#FLPJambi#Day10

Pekan Ceria

Pekan Ceria By Detty Herawati Wajah gembira gempita Sambut hari pekan nan suka Bergandengan sambil melangkah Hari yang dinanti kan tiba Tak sabar ku beri tanda gembira Untuk berhenti sejenak dari penat Ayah bunda temaniku berpekan Bersama teman di pekan ceria Ceriakan hatimu Ceriakan ragamu Ceriakan langkahmu Ceriakan cerita hidupmu Waktu tak akan mundur Terus maju menapaki jalan Jalan kehidupan yang penuh Ceria bila itu terpatri dalam jiwamu Dapatkan hari-harimu Di pekan ceriamu.. #20harimenulis#FLPJambi#Day17

"Akibat Kamar Tidak Bersih"

"Akibat Kamar Tidak Bersih" "Uh...Apa ini ? gatal sekali kakiku." Cika mengeram kesakitan saat kakinya di gigit hewan yang kecil ini. Tampak segerombolan semut mengitari permen yang lengket diatas karpet tempat Cika berdiri. "Ibu...sakit ."  Cika berteriak karena tidak tahan dengan banyaknya gigitan semut yang mengerumuni kakinya. Ibu Cika pun meninggalkan aktivitas menyulamnya untuk melihat putri semata wayangnya itu.  " Astaghfirullah , Cika kakimu merah-merah semua ." kata Ibu sambil memegang kaki Cika. Langsung ibu mengambil minyak But but untuk dibaluri kekaki Cika. "Ibu banyak semut tadi Cika nggak sempat untuk berlari keburu semut-semutnya menggigit," kata Cika dengan wajah sedihnya. Beberapa hari yang lalu... Cika dengan asyiknya membawa semua jajanan yang dibelinya di supermarket kekamarnya. Cika sudah terbaisa memakan jajanan di kamarnya. Dan Cika malas sekali untuk membersihkan kamarnya, alhasil dimana-mana bersera...